Robot ABB terobosan yang mampu mengisi bahan peledak secara otomatis ke dalam lubang ledak tambang baru-baru ini menyelesaikan uji coba dengan sukses di Swedia.
ABB Robot Charger mengintegrasikan visi mesin, otomasi, dan robotika presisi untuk mendeteksi lubang bor pada permukaan batuan, kemudian mengisinya dengan bahan peledak dan detonator. ABB menyoroti kemampuan adaptasinya, yang menunjukkan bahwa sistem ini berpotensi dipasang pada truk apa pun, sehingga robot dapat melayani beberapa lokasi peledakan dalam satu hari.
Jadwal peledakan dalam operasi pertambangan sangat beragam, dengan beberapa tambang melakukan hingga 15 peledakan per hari. Pengisian bahan peledak secara manual masih menjadi salah satu dari sedikit proses yang sepenuhnya dilakukan secara manual dalam pertambangan, dan sering kali dikerjakan oleh penambang di permukaan batuan yang tidak ditopang. ABB memosisikan Robot Charger sebagai lompatan besar dalam keselamatan tambang karena secara efektif mengotomatiskan tugas yang berpotensi berbahaya ini.
Vedrana Spudic, Kepala Lini Bisnis Teknologi Pertambangan ABB, menyoroti pentingnya teknologi ini serta keselarasan dengan komitmen ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) yang lebih luas dalam industri tersebut. Sistem visi robot secara akurat menemukan lubang bor pada permukaan batuan, sebagaimana dikonfirmasi dalam pengujian terbaru ketika semua lubang berhasil diakses dan diisi dalam satu siklus yang sepenuhnya otomatis, sehingga menghilangkan kebutuhan akan operator manusia di area yang berbahaya dan tidak ditopang.
Robot Charger terdiri atas empat sistem yang tersinkronisasi: kamera yang memindai lubang bor, derek hidraulis yang menjangkau seluruh ketinggian area, robot industri kecil yang menangani detonator dan primer, serta robot industri yang lebih besar yang menempatkan bahan peledak ke dalam lubang bor.
Inisiatif ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan operator tambang Boliden dan LKAB di Boliden Garpenberg, yang disebut-sebut sebagai tambang seng bawah tanah paling produktif di dunia dan berlokasi 180 km di barat laut Stockholm. ABB kini memasuki tahap akhir pengembangan, dengan tujuan mengawasi seluruh rangkaian peledakan di tambang tersebut dan menyerahkan kendali penuh robot kepada pelanggan.
